TRENDING TOPIC #PARIS ATTACK #USA vs RUSSIA #MOST VIDEO
Follow

atjehcyber thumbkanan

rental mobil di aceh, rental mobil aceh, jasa rental mobil aceh, sewa mobil di aceh, rental mobil banda aceh, sewa mobil di banda aceh

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Ke Lhokseumawe, Jokowi Mengenang Masa Muda

Tuesday, March 10, 2015 01:10 WIB

Dibaca:   kali

atjehcyber, atjeh cyber, atjeh news, atjeh media, atjeh online, atjeh warrior, acehcyber, aceh cyber, aceh warrior, aceh cyber online, atjeh cyber warrior

Aceh menjadi salah satu daerah yang selalu dikenang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jauh sebelum ia menduduki jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia, Jokowi sempat meniti karir sebagai karyawan di PT kraft Aceh (Persero) yang harus membuatnya tinggal di Aceh selama beberapa bulan.

Saat mengunjungi Aceh untuk meresmikan depot penerimaan dan regasifikasi Arun, Lhoksumawe, Aceh Utara, Senin (9/4/2015), Ia pun menceritakan kisahnya saat meniti karir di tanah rencong tersebut.

Pada 1985 atau setelah lulus kuliah dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Jokowi langsung diterima untuk bekerja di Kraft Aceh. Mau tidak mau ia pun harus meninggalkan tanah Jawa dan merantau di tanah Aceh, tepatnya di daerah Lhoksumauwe.

“Tahun 85, saya bekerja di Tanah Rencong ini, di Lhoksumauwe, tepatnya di PT Kertas Kraf Aceh, dan juga dulu di Aceh Tengah Takengon sekarang ada pemekaran,” kenang Jokowi.

Ia melanjutkan, setelah bekerja selama setengah tahun, ia pun ikut memboyong isterinya Iriana yang sedang mengandung putra pertamanya, Kaesang Pangarep. “Jadi istri saya hamil anak pertama di Aceh,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Jokowi berucap, Aceh bukan daerah yang asing bagi dia dan juga istrinya. Sejak saat itu, ia sering mengunjungi wilayah-wilayah di Aceh. “Sebetulnya saya sudah sering wira-wiri Lhoksumawue-Takengon-Banda Aceh, jadi Aceh bukan sesuatu yang baru bagi saya dan Bu Iriana,” terangnya.

Saat ini, Jokowi kembali mengunjungi Aceh. Namun bukan sebagai karyawan dari Kraft Aceh lagi melainkan sebagai Presiden Republik Indonesia. Jokowi mengunjungi Aceh untuk meresmikan depot pengolahan gas alam cair Arun Aceh, yang dioperasikan cucu usaha PT Pertamina (Persero) yaitu PT Perta Arun Gas.

Terminal Regasifikasi dan Penerimaan LNG Arun akan memproses regasifikasi awal, satu kargo LNG, yang telah diterima sejak 19 Februari 2015 lalu dari fasilitas Tangguh LNG di Papua. Setelah regasifikasi selesai, gas akan disalurkan ke Pembangkit Listrik PLN Arun yang berlokasi di Aceh Utara.

Total kebutuhan gas yang akan disalurkan kepada pembangkit PLN sebesar 135 juta kaki kubik per hari (mmscfd) yang terdiri dari 40 mmscfd untuk pembangkit listrik Arun dan 95 mmscfd untuk pembangkit listrik Belawan.

Sementara untuk industri, berdasarkan hasil pemetaan potensi penggunaan gas, kebutuhan industri di wilayah Sumatera Utara diperkirakan mencapai 250 mmscfd. (liputan6)
KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Artikel Pilihan Pembaca :

mobile=show

Copyright © 2015 ATJEHCYBER — All Rights Reserved