TRENDING TOPIC #PARIS ATTACK #USA vs RUSSIA #MOST VIDEO
Follow

atjehcyber thumbkanan

rental mobil di aceh, rental mobil aceh, jasa rental mobil aceh, sewa mobil di aceh, rental mobil banda aceh, sewa mobil di banda aceh

atjehcyber stick

#TAGatjehcyber Home /

Rara Tarmizi, Musisi Cantik Putri Gubernur Aceh

Friday, March 16, 2012 02:16 WIB

Dibaca:   kali

atjehcyber, atjeh cyber, atjeh news, atjeh media, atjeh online, atjeh warrior, acehcyber, aceh cyber, aceh warrior, aceh cyber online, atjeh cyber warrior
Rara Tarmizi | Photo : AtjehPost.com


Kaulah ibuku cinta kasihku// terima kasihku takkan pernah terhenti// 
kau bagai matahari yang selalu bersinar//sinari hidupku dengan kehangatanmu//
bagaikan embun kau sejukkan//hati ini dengan kasih sayangmu//
betapa kau sangat berarti// dan bagiku kau takkan pernah terganti.



Bagi Anda pencinta lagu Haddad Alwi pasti tidak asing lagi dengan lirik lagu yang berjudul "Ibuku", yang dibawakan bersama Farhan tersebut.  Namun, tak banyak yang tahu, Lagu "Ibu" yang dinyanyikan Hadad Alwi featuring Farhan adalah ciptaan dara Aceh bernama Rara Tarmizi, cewek psikolog lulusan University of Queensland Australia ini.

Namanya Rara Tarmizi, Ayahnya Tarmizi Karim kini adalah Penjabat Gubernur Aceh. Ia gadis muda nanenerjik bernama Baburrayyan. Ia akrab disapa Rara saja. Jika melihat nama belakangnya sudah pasti kalau ia adalah putri kedua Penjabat Gubernur Aceh Tarmizi Karim dan ibu Inayati Sa’aduddin Jamal.

The Atjeh Post menyambangi dara ramah ini di rumahnya, kawasan Lamprit, Banda Aceh, Rabu lalu, 14 Maret 2012. Sore itu Rara tampak ceria dengan balutan kerudung hijau dan baju putihnya. Senyum tak pernah putus dari bibir psikolog alumni University of Queensland Australia ini.

Sebuah gitar tak lepas dari dekapannya. Saat diminta memamerkan keahliannya memainkan gitar dengan lagu ciptaannya sendiri, Rara langsung mau.

Sambil memetik gitar ia terlihat begitu menghayati lirik-lirik lagu yang dinyanyikannya. Namun, kata Rara, ia juga bisa memainkan piano. Musik bukanlah hal baru bagi Rara.

Sejak di sekolah dasar ia telah punya bakat seni. Saat perpisahan kakak kelasnya di SD dan SMP, Rara pun pernah menciptakan lagu untuk mereka. “Lagu Ibuku adalah lagu pertama yang diciptakan Rara dan bisa dinikmati oleh publik,” kata Rara.

Namun lagu itu tidak dinyanyikan sendiri karena saat itu Rara harus melanjutkan studi dari Universitas Indonesia ke Australia. Ketika Haddad Alwi melihat lirik lagu tersebut ia suka dan minta agar bisa dibawakan olehnya. Akhirnya lagu Ibuku dinyanyikan oleh Haddad Alwi feat Farhan dengan tetap tidak menghilangkan nama Rara sebagai penciptanya.

Bagi Rara, lagu ini punya kenangan manis. Begitu kelar membuat lirik lagu, ia langsung menunjukkan pada sang ibu. Tetapi tanpa diduga waktu itu ibunya justru menangis karena terharu. Tak hanya pandai menciptakan lagu, Rara juga piawai dalam olah vokal.

Bersama Fadhli Padi ia menggarap lagu anak-anak Upin dan Ipin yang bertajuk "Bersama Sahabat" untuk label Sony Music. “Yang ini sedang menunggu waktu untuk diluncurkan, dan album kompilasi jadi ada Fadhli, ada The Changcuter juga, ” katanya.

Ketika di Australia, Rara juga pernah lulus audisi kompetisi Idol Brisbane dan pernah menjadi backing vokal Katon Bagaskara dalam event Pesta Rakyat di Brisbane yang digagas oleh anak-anak Indonesia.

Bersama Lobow Ilyas, Rara juga menjadi backing vokal dalam lagu Human Translation yang dibawakan oleh band Apache. Lagu ini bertemakan sosial dan turut didanai oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia.

Dari sederet karya yang pernah ia jabani, Rara masih punya ambisi. Gadis kelahiran 1 Juli 1989 ini ingin sekali meng-aransemen lagu-lagu Aceh agar bisa bersaing di tingkat nasional. Untuk itu, Rara pun sudah menyiapkan beberapa lagu unggulan.

Tak terasa waktu terus beranjak dan petang mulai rembang. Rara menyudahi pun petikan gitarnya. Dari mata musisi muda Aceh ini, lirik lagu harus punya pesan moral kepada yang mendengarkannya.









Sumber :  www.atjehpost.com

Like/Tweet :


Join/Follow :
KOMENTAR
DISCLAIMER: Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi ATJEHCYBER. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Artikel Pilihan Pembaca :

mobile=show

Copyright © 2015 ATJEHCYBER — All Rights Reserved